49 Saran Mengamankan Network NirkabelSaran Mengamankan Network Wi – Fi bisa di lakukan dengan beberapa metode yg bisa kalian lakukan untuk mengurangi resiko serangan peretas.

Wi – Fi adalah teknologi network Wi – Fi atau tanpa kabel yg memanfaatkan gelombang elektromagnetik dalam proses pertukaran data. Teknologi Wi – Fi memakai standarisasi IEEE 802.11 yg dikembangkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers.

Untuk network komputer itu sendiri memanfaatkan teknologi Wi – Fi yang biasanya di sebut dengan istilah WLAN. Hal tersebut merupakan network yang menggunakan teknologi wireless untuk menyambung device satu dengan device lain dalam satu network. Baca juga: Aplikasi VPN Android Terbaik

Saran Mengamankan Sistem Network Wi – Fi

Dengan adanya Wi – Fi tentu saja memberikan kemudahan kepada pengguna karena pengguna yg ingin terhubung dan mendapatkan akses internet tidak perlu repot memasangkan kabel LAN kedalam device yg digunakannya.

Akan tetapi dibalik kemudahan itu ternyata Wi – Fi juga sangat rentan terhadap serangan yg dilakukan oleh orang yg tidak bertanggung jawab baik itu sekadar untuk mendapatkan akses berupa kata sandi agar bisa terhubung ke network juga tujuan untuk mencuri data-data penting yg dimiliki oleh pengguna.

Banyak sekali peralatan yg dapat di pakai di dalam sebuah perangkat lunak penetration network wi – fi seperti:

  • aircrack-ng
  • mkd3
  • reaver
  • wifite juga software yg lainnya

Di dalam network kkomputer ini memang tidak bisa 100% aman dari serangan para peretas maupun virus. Akan tetapi sebagai pemilik network tersebut. Kita harus menyiapkan langkah – langkah pencegah agar hal yang tidak di inginkan tidak dapat terjadi.

metode Mudah Mengamankan network Wi – Fi

Selanjutnya beberapa saran simpel yg dapat kalian lakukan untuk mengamankan network Wi – Fi yg bisa kalian gunakan, walaupun simpel tetapi saran ini cukup ampuh untuk mengamankan network milik kalian dan orang lain tidak mudah membobol network Wi – Fi yg kita miliki.

1. Mengubah Username Untuk Login Admin

Hal ini adalah penting, setelah selesai menyeting router Wi – Fi, pastikan sobat mengubah username juga kata sandi untuk login kehalaman menu konfigurasi, router Wi – Fi merk dan tipe apapun umunya memakai username dan kata sandi admin untuk login ke halaman konfigurasinya.

Apabila kalian gagal, maka pemakai network lain selain admin dapat memodifikasi settingan yg kita atur di router.

2. Gunakan kata sandi Unik dan Rumit

Gunakan kata sandi unik dan rumit baik itu kata sandi untuk login ke halaman menu konfigurasi juga kata sandi Wi – Fi nya.

kata sandi unik yg dimaksud merupakan gunakan kata sandi yg tidak umum dan tidak mudah ditebak, hindari penggunaan Nama (nama sendiri, pacar, mantan), tanggal lahir, alamat rumah, alamat kantor dan lain-lain.

kata sandi yg bagus biasanya berjumlah minimal 8 karakter dan terdiri dari kombinasi huruf dan angka, kombinasi huruf kecil dan huruf kapital juga simbol tanda baca lainnya.

Dengan begitu, maka kata sandi sobat akan lebih aman dan tidak mudah di bobol memakai teknik brute force attack.

3. Mengganti kata sandi Secara Berkala

Mengganti kata sandi Wi – Fi secara berkala adalah salah satu langkah yg paling mainstream untuk mengamankan network Wi – Fi. Walaupun begitu mengganti kata sandi secara berkala sangat penting sekali. Terlebih ketika jumlah pengguna yg ada cukup banyak sampai memungkinkan informasi kata sandi dapat bocor dari mulut ke-mulut.

4. memakai encryption

WPA atau WIFI Protected Access adalah salah satu metode encryption yg terdapat di network Wi – Fi, encryption ini diciptakan sebagai pelengkap encryption yg sudah ada sebelumnya yaitu Wired Equivalent Privacy, jenis encryption ini lebih mutakhir dibandingkan dengan encryption Wired Equivalent Privacy sampai lebih sulit diretas.

Sedangkan WPA2 merupakan WIFI Protected Access versi 2, tentunya jauh lebih aman dibanding Wired Equivalent Privacy juga WPA. Setiap device router Wi – Fi keluaran terbaru umumnya sudah dilengkapi dengan encryption WPA/WPA2 baik WPA2-PSK (personal) juga WPA2-Enterprise.

Kenapa harus memakai encryption ? setiap lalu lintas data yg terjadi di network Wi – Fi (termasuk menginput kata sandi ketika konek ke Wi – Fi) bisa di sniffing dan dibaca memakai software network analyzer seperti wireshark dan yg sejenisnya. Sampai orang lain akan mengetahui kata sandi Wi – Fi yg kita ketik.

Nah dengan adanya encryption tentu saja kata sandi yg kita ketik tidak akan mudah dibaca oleh orang lain karena sudah di encryption atau diacak dengan algoritma tertentu, sampai untuk membacanya.

5. Hide Service Set Identifier / Matikan Service Set Identifier Broadcast

Service Set Identifier (SSID) digunakan untuk mengidentifikasikan network wireless, Service Set Identifier juga sering disebut dengan istilah “Nama Wi – Fi”. Fungsi dari Service Set Identifier merupakan untuk memudahkan pengguna mengetahui keberadaan network Wi – Fi yg ada disekitarnya. Setiap device wireless router juga access point pasti memiliki Service Set Identifier. Tujuan nya merupakan agar pengguna bisa terhubung ke network dengan metode mengkoneksikan device nya melalui Service Set Identifier itu.

Selain agar pengguna bisa terhubung ke network Wi – Fi, adanya Service Set Identifier juga memberikan kemudahan terhadap attacker untuk melakukan penetrasi network melalui Service Set Identifier yg dibroadcast. Untuk meminimalisir hal itu kita dapat mematikan fitur broadcast Service Set Identifier yg ada di router Wi – Fi juga access point sampai Service Set Identifier Wi – Fi tidak akan muncul ketika di baik dari Smartphone juga Laptop.

Dengan metode hide Service Set Identifier nantinya setiap pengguna yg ingin terhubung harus menambahkan network Wi – Fi di setiap perangkatnya secara manual. Apabila pengguna yg ingin terhubung tidak mengetahui Service Set Identifier nya tentu saja tidak akan dapat terhubung.

metode ini cukup ampuh untuk mengamankan network Wi – Fi. Akan tetapi tidak sepenuhnya aman karena ada software khusus yg dapat digunakan untuk men-scan Service Set Identifier Wi – Fi yg di hide.

6. MAC Address Filtering

MAC Address Filtering adalah teknik pemblokiran akses terhadap sebuah device berdasarkan MAC Address yg ada di device itu.

Dan MAC Address (Media Access Control Address) adalah alamat fisik di sebuah network interface card (NIC) yg diimplementasikan di layer data-link dalam tujuh lapisan OSI Layer. MAC Address bersifat unik yg berarti device satu dengan yg lainnya memiliki MAC Address yg berbeda.

Dengan MAC Address Filtering kita dapat menentukan apakah sebuah MAC address diijinkan atau di block. Kita juga dapat memblock semua koneksi dari pengguna yg MAC Address nya tidak terdaftar. Dan hanya pengguna-pengguna tertentu yg MAC Address nya dimasukkan ke whitelist saja lah yg dapat terhubung.

7. Mematikan IP DHCP

metode ini adalah metode paling ampuh menurut saya, dengan mematikan IP DHCP memang akan mempersulit ketika kita ingin terhubung ke network Wi – Fi. Karena walaupun sudah menginput kata sandi yg benar device kita tidak akan dapat terhubung.

Akan tetapi disitulah letak keamanannya, agar dapat terhubung ke network Wi – Fi. Kita harus menginput IP Static secara manual sesuai dengan network yg diberikan oleh router. Dengan kata lain semua orang yg mencoba konek selama tidak mengetahui network IP nya maka tidak akan dapat terhubung.

Dengan begitu kita tidak perlu repot-repot memikirkan kata sandi Wi – Fi dibobol oleh attacker. Karena walaupun si attacker mengetahui kata sandi Wi – Fi nya tetap tidak akan dapat terhubung selama sang penyerang dapat melihat ip static yg di gunakan.